Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/komnaspe/public_html/network/koneksi.php on line 6
Komisi Nasional Pendidikan Indonesia
Konversi Guru TIK Tidak Menghilangkan Hak Dasar Guru

Mon, 05/05/2014 - 18:28 Kepulauan Seribu, Kemdikbud --- Dihapusnya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk jenjang SD-SMA dari Kurikulum 2013 menimbulkan pro dan kontra di kalangan guru. Sebagian dari mereka mempertanyakan bagaimana nasib guru TIK, ketika mata pelajaran TIK tidak lagi menjadi mata pelajaran wajib. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, ia telah berdiskusi dengan perwakilan yang mengatasnamakan Asosiasi Guru TIK Nasional, pada 2 Mei lalu, yang bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dalam dialog tersebut ada tiga wilayah yang dibahas bersama. "Pertama, mereka sadar bahwa selama ini siswa membawa buku terlalu banyak ke sekolah, karena mata pelajarannya memang banyak," kata Mendikbud saat memberi keterangan pers usai sidak pelaksanaan ujian nasional jenjang SMP di Kepulauan Seribu, Senin (05/05/2014). Kedua, dalam mendidik harus dilihat tujuannya. Apa yang diharapkan pada lulusan SD, SMP, dan SMA. Setelah ditetapkan obyeknya, kata dia, baru ditetapkan kebutuhan materi yang akan diberikan kepada siswa. Dalam kasus guru TIK, Mendikbud menjelaskan, kompetensi yang dimiliki guru TIK tentu tidak sebatas ilmu komputer saja. Karena untuk menjadi lulusan dengan kompetensi ilmu komputer, guru pasti dibekali ilmu dasar lainnya. “Itulah mengapa, bisa gurunya dikonversi ke mata pelajaran lain, yang penting hak-hak dasar yang melekat pada guru TIK itu tidak hilang,” katanya. Selain dengan konversi ke mata pelajaran lain, penempatan guru TIK bisa dengan memasukkan mata pelajaran TIK dalam muatan lokal. Sekolah, kata Mendikbud, bisa menambah muatan lokal TIK. “Yang jelas tidak ada PHK untuk guru TIK. Nyari guru aja susah, yang ada malah mau diPHK. Tentu tidak seperti itu,” pungkasnya. (Aline Rogeleonick)




Berita Terkait


Komentar dari Facebook



Komentar Anda:


manicure
03 April 2017

Undeniably imagine that that you said. Your favorite
reason appeared to be at the internet the simplest thing to be mindful
of. I say to you, I definitely get annoyed whilst folks consider concerns that they just do
not know about. You controlled to hit the nail upon the top and also outlined out the whole thing without having side-effects , people could take
a signal. Will likely be again to get more. Thanks
manicure
07 April 2017

I have read so many articles concerning the blogger lovers but this
post is really a fastidious post, keep it up.
BHW
10 April 2017

I am not sure the place you are getting your info, however
good topic. I needs to spend some time learning much more or
figuring out more. Thank you for great info I used to be on the lookout for this info for my mission.
What causes pain in the back of the heel?
22 Juli 2017

I visit daily some web sites and websites to read content, but this
webpage provides quality based writing.


Isi Komentar Anda:

Nama
Website
Komentar
 


Kode